Kandungan Gizi Susu untuk Anak Usia Pertumbuhan

7 Kandungan Gizi Susu untuk Anak Usia Pertumbuhan

Golden age merupakan fase pertumbuhan paling krusial bagi anak. Dikatakan demikian karena usia tersebut anak mengalami pertumbuhan paling berpengaruh untuk usia selanjutnya. Untuk optimalisasi tumbuh kembang, Anda harus menyediakan sumber nutrisi penting contohnya susu. Perhatikan beberapa kandungan gizi susu berikut yang harus ada pada segelas susu si anak.

1. Protein

Protein menjadi gizi paling utama dalam susu. Kandungannya cukup tinggi dengan peranan penting dalam menunjang pertumbuhan dan perkembangan anak. Saat masa pertumbuhan, anak harus mendapat jumlah protein yang sesuai.

Berikut adalah fungsi protein yang ada pada susu:

  • Sumber energi sebagai cadangan makanan setelah karbohidrat dan lemak
  • Membangun dan memperbaiki jaringan tubuh yang rusak saat sakit
  • Membentuk antibodi untuk melindungi tubuh dari infeksi virus
  • Merangsang reaksi biokimia dalam berbagai keperluan, seperti pembekuan darah dan pencernaan makanan
  • Membentuk hormon untuk metabolisme berupa pengiriman sinyal dan mengatur proses biologis tubuh

2. Kalsium

Susu menjadi sumber kalsium terbaik yang berguna untuk pertumbuhan. Kalsium berperan aktif dalam mempertahankan kesehatan dan kekompakan tulang. Tak hanya itu, kalsium juga menjadi berguna untuk mencegah risiko osteoporosis saat usia tua. Kekurangan kalsium berisiko menyebabkan tulang mudah rapuh dan mengurangi pergerakan aktivitas sehari-hari.

Kalsium juga menjadi unsur nutrisi menjaga kekuatan gigi. Email (lapisan terluar berwarna putih) harus kuat agar gigi tidak mudah tergerus. Sisa makanan menyebabkan adanya zat asam yang dapat mengikis lapisan gigi.

3. Omega 3 dan Omega 6

Omega 3 dan omega 6 merupakan beberapa lemak esensial yang sangat dibutuhkan si kecil untuk menunjang tumbuh kembang. Otak perlu nutrisi tersebut agar perkembangannya optimal. Asupan yang cukup dapat merangsang otak berfungsi lebih fokus, terarah, dan menjaga konsentrasi lebih tinggi.

4. Zat Besi

Zat besi memiliki fungsi cukup vital bagi tubuh. Pembentukan hemoglobin pada sel darah merah memerlukan zat besi. Hemoglobin tersebut berperan dalam mengangkut oksigen dan sari makanan ke seluruh tubuh. Rendahnya kandungan zat besi menyebabkan proses transportasi tersebut kurang maksimal. Selain itu, zat besi juga berguna untuk mencegah anemia (kekurangan darah) saat usia pertumbuhan.

5. Vitamin D

Mirip seperti kalsium, vitamin D berperan baik untuk tulang dan gigi. Vitamin ini juga berkorelasi positif pada kesehatan otot yang memiliki fungsi sebagai alat gerak aktif. Jumlah konsumsi vitamin D yang cukup menjadi bekal anak untuk bergerak secara bebas dan aktif.

6. Vitamin A

Utamanya vitamin A berperan dalam sistem indera penglihatan. Selain itu, pembelahan sel, kesehatan sistem reproduksi, serta sistem kekebalan tubuh ditunjang fungsi vitamin ini. Lebih lanjutnya, pemenuhan jumlah minimal konsumsi vitamin A dapat mencegah timbulnya penyakit kronis seperti penyakit jantung, diabetes, dan kanker.

7. Vitamin K

Kandungan gizi susu bagi si kecil selanjutnya yaitu vitamin K. Darah memerlukan vitamin K agar dapat mengalami pembekuan ketika tubuh terluka. Tubuh yang kekurangan vitamin K akan mengalami kesulitan pembekuan darah. Akibatnya, darah akan mengalir terus dan bisa menyebabkan kematian.

About the author

Leave a Reply

Your email address will not be published.